AGENDA

dinas lingkungan hidup

Provinsi Kalimantan Utara

HUTRi73

Kaltara Kembali Memperoleh Penghargaan Kalpataru Dan Adiwiyata, Serta Adipura Tahun 2017

Kaltara - Acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup dan Landmark Hutan Indonesia langsung dibuka secara resmi oleh Presiden RI,  Ir. Joko Widodo  di Jakarta. pemberian Penghargaan yang terdiri dari 10 Kalpataru, 16 Adipura, 6 Adipura Kencana, 24 Adiwiyata, dan 9 Nirwasita Tantra, disampaikan langsung oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya, disaksikan oleh Jokowi  (02/08).

Pemberian penghargaan pertama kali diberikan kepada 24 sekolah penerima Adiwiyata Mandiri oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya.  diantaranya Sekolah Dasar (SD) Negeri 006 Tanjung Selor dan SD Negeri 003 Nunukan sebagai penerima Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2017.

Selanjutnya, Menteri LHK memberikan penghargaan Nirwasita Tantra kepada 3 (tiga) orang Gubernur, Bupati dan Walikota yang memiliki kepemimpinan yang terbaik dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup di daerahnya. Penghargaan Adipura juga disampaikan oleh Menteri LHK kepada kepada 16 Kabupaten/Kota yang dianggap mampu mewujudkan kota yang bersih, teduh, sehat dan berkelanjutan dengan menerapkan prinsip tata kepemerintahan yang baik (good governance). 

Di samping itu, bagi para tokoh masyarakat yang berhasil dalam pelestarian lingkungan melalui prakarsanya sendiri, Menteri LHK memberikan penghargaan 10 Kalpataru dengan kategori perintis, pengabdi, penyelamat, dan pembina. Dua perintis tersebut yaitu Anuar (Sumatera Utara) dan Agus Bei (Kalimantan Timur), sedangkan dua orang pengabdi adalah Mahariah (DKI Jakarta), Heri Supriyatna (Jawa Barat).

Empat kelompok penyelamat lingkungan yang diberi Kalpataru yaitu Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih Desa Peracak (Bali), Kelompok Nelayan Samudera Bakti (Jawa Timur), Kelompok Masyarakat Pengawas Danau Lindung (Kalimantan Barat), dan Kelompok Pencinta Alam Isyo Hill’sRepang Muaif (Papua). Sedangkan dua penerima lainnya adalah pembina lingkungan yaitu SaptonoTanjung (DI Yogyakarta) dan Lefrand Adam Singai (Kalimantan Utara). sebelumnya ditahun 2015 kategori perintis lingkungan Bapak Laing Usat (Desa Pura Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara) juga meraih penghargaan Kalpataru.

Sementara itu, 6 penghargaan Adipura Kencana disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution dengan didampingi oleh Menteri LHK, sebagai penghargaan Adipura tertinggi bagi kabupaten/kota yang telah meraih Adipura minimal tiga kali berturut-turut. Selain 65 penerima penghargaan sebanyak 101 sertifikat dan plakat juga diberikan untuk kota-kota yang memperlihatkan peningkatan kinerja lingkungan hidup yang paling baik (best effort), salah satunya Kota Tarakan Kalimanta Utara, peraih Sertifikat Adipura 2017 kategori Kota Sedang.

disela-sela penutupan acara, Menteri LHK berpesan  “Hutan Indonesia untuk rakyat diinspirasi para tokoh masyarakat dan penggiat lingkungan termasuk artis-artis pecinta lingkungan, serta para penggiat media sosial, dan semua pihak yang kami pahami tiada henti memperjuangkan hutan untuk kesejahteraan. Hutan indonesia untuk rakyat, itulah yang terefleksikan dari kebijakan-kebijakan Bapak Presiden dalam upaya terus menerus membangun ekonomi yang berkeadilan,”.  Presiden Joko Widodo juga mengucapkan selamat dan berharap kepada seluruh penerima penghargaan. para penerima penghargaan dapat terus konsisten dalam mengabdikan hidupnya untuk pelestarian lingkungan dan mewujudkan pengelolan Hutan untuk Rakyat dengan penuh semangat.(DLH)